Photo by Polina Tankilevitch from Pexels

Pola barisan bilangan merupakan materi yang tidak terlalu asing bagi kamu yang sekarang sedang ada di kelas 8 SMP. Pola yang terbentuk dari suatu barisan bilangan juga bermacam-macam, sehingga rumus untuk menentukan suku ke – n nya pun akan berbeda-beda. Oleh karena itu kita akan mempelajari berbagai rumus tersebut. Pastikan kamu membaca hingga akhir ya!

Mengenal Apa itu Pola Barisan Bilangan

Pada dasarnya, ini pola barisan bilangan adalah sebuah susunan dari beberapa bilangan yang membentuk akan membentuk pola tertentu. Contoh pola yang bisa terbentuk adalah

  • Pola bilangan genap
  • Pola bilangan ganjil
  • Pola bilangan aritmatika
  • Pola bilangan geometri
  • Pola bilangan persegi
  • Pola bilangan persegi panjang
  • Pola bilangan segitiga
  • Pola Bilangan Pascal

Tiap barisan bilangan ini akan memiliki rumus yang akan berbeda satu sama lain.

Rumus-Rumus Pola Barisan Bilangan

Berikut ini adalah berbagai rumus untuk mengetahui suku ke-n dari setiap pola bilangan

1. Bilangan Genap

Pola barisan bilangan ini akan habis dibagi dua. Pola ini akan bermula dari bilangan 2 sampai tak terhingga. Kita dapat merumuskannya dengan:

2.n

Dimana n adalah bilangan asli.

2. Bilangan Ganjil

Untuk pola barisan bilangan yang satu ini tidak akan habis jika dibagi dengan 2. Pola ini dimulai dari bilangan 1 sampai tak terhingga. Rumusnya adalah:

2n-1

Dimana n adalah bilangan asli.

3. Bilangan Aritmetika

Untuk pola barisan bilangan jenis ini akan selalu memiliki beda atau selisih tetap antara dua sukunya. Penemu pola ini adalah Johann Carl F. G. Rumus dari pola aritmetika adalah sebagai berikut:

U
n

= a + (n-1)b

Dimana n adalah bilangan asli, a merupakan suku pertama, dan b adalah selisih. Dinotasikan menjadi a, (a+b), (a+2b), (a+3b), … (a+nb)

4. Bilangan Geometri

Ini adalah susunan bilangan yang selalu memiliki rasio yang tetap setiap kenaikan sukunya. Rumus pola ini adalah sebagai berikut:

U
n

= ar
n-1

Dimana n adalah bilangan asli, a merupakan suku pertama, dan r adalah rasio. Dapat dinotasikan menjadi a, (ar), (ar
2
), (ar
3
), (ar
4
), … (ar
n
)

5. Persegi

Pola barisan bilangan ini tersusun dari bilangan-bilangan kuadrat atau hasil pengkuadratan dari bilangan asli. Rumusnya adalah:

n
2

Dimana n adalah bilangan asli.

6. Persegi Panjang

Bilangan-bilangan yang terbentuk dari hasil kali antara dua bilangan asli yang berurutan akan membentuk pola yang satu ini. Jika digambarkan, pola ini akan berbentuk persegi panjang. Rumusnya adalah:

n x (n+1)

Dimana n adalah bilangan asli.

7. Segitiga

Secara sederhana, pola ini merupakan hasil dari pola persegi panjang yang dibagi dengan 2 dan akan membentuk segitiga. Rumusnya adalah:

n x (n+1)
2

Dimana n adalah bilangan asli.

8. Bilangan Pascal

Pola ini akan sangat berbeda dengan pola lainnya karena setiap bilangan diperoleh dengan menjumlahkan kedua bilangan di atas bilangan tersebut dalam segitiga pascal. Pola Pascal digunakan untuk menentukan koefisien suku-suku binomial (x+y)
n
. Rumus dari jumlah bilangan pada setiap barisnya adalah:

2
n-1

Dimana n adalah bilangan asli.

Apakah kamu sudah mengerti mengenai pola barisan bilangan? Kalau masih kurang, kamu bisa cobain belajar di Kelas Pintar. Platform

belajar


online


yang punya banyak manfaat. Platform digital 360° yang dimiliki oleh Kelas Pintar bisa diakses oleh para siswa, guru dan orang tua selama proses belajar. Rasakan juga sistem yang terintegrasi, mendukung perkembangan belajar para siswa. Dalam Kelas Pintar kamu bisa belajar berbagai mata pelajaran, termasuk matematika dan juga bangun datar.

Jika kamu ingin mempelajari dan mengerjakan lebih banyak soal mengenai materi ini kamu bisa mencoba produk

SOAL

dari Kelas Pintar. Ada berbagai macam soal latihan untuk kamu pelajari, sehingga kamu akan bisa berlatih dengan berbagai macam soal terbaik. Fitur

TANYA

yang dapat diakses secara GRATIS juga ada buat membantu kamu menjawab berbagai pertanyaan mengenai soal atau materi yang belum dikuasai.

Please follow and like us: