Tabel pengasingan volta adalah kekeluargaan sel elektrokimia yang mempunyai kemampuan untuk menyangkal energi kimia menjadi energi listrik. Hotel prodeo elektrokimia menghampari dua diversifikasi yaitu sel elektrolisis dan sel volta/galvani. Kedua jenis sel elektrokimia tersebut mempunyai kombinasi nan saling berkebalikan. Contoh penerapan sel volta terwalak pada aki (interniran basah) dan lampu senter alkalin (sel kering).

Energi kimia pada reaksi sel volta terbit dari dua reaksi adalah reaksi reduksi dan oksidasi



(reaksi redoks)


. Arena berlangsungnya reaksi redoks berlambak di elektroda yang terdiri atas

katoda

(tempat terjadi korting) dan

anoda

(tempat terjadinya oksidasi). Mandu kerja kerangkeng volta dalam menghasilkan persebaran listrik terjadi melalui diseminasi transfer elektron bersumber reaksi oksidasi di anoda ke reaksi reduksi di katoda melalui koneksi luar. Sehingga bisa dikatakan bahwa revolusi elektron pada bui volta terjadi berusul logam anoda sebagai musuh destruktif (‒) ke metal katoda umpama kutub substansial (+).


Potensial elektrik nan dihasilkan melalui tabel kerangkeng volta disebut dengan



potensial tangsi (E




o




)


 nan besarnya dapat dihitung melalui rumus potensial lembaga pemasyarakatan.

Apa rumus untuk menghitung potensial sel? Bagaimana koalisi sel volta? Bagaimana penulisan notasi atau grafik rumah pasung volta? Sobat idschool dapat berburu adv pernah jawabannya melalui ulasan diagram sel volta di bawah.

Table of Contents

  • Struktur/Gabungan Tabel Sel Volta
  • Rumus Potensial Sel (Eo)
  • Penulisan Notasi Tangsi Volta
  • Contoh Soal dan Pembahasan

    • Contoh 1 – Soal Notasi/Digaram Hotel prodeo Volta
    • Contoh 2 – Cak bertanya Tabel Kerangkeng Volta
    • Contoh 3 – Soal Tabulasi Interniran Volta

Struktur/Susunan Tabulasi Terungku Volta

Secara umum diagram sel volta terdiri dari elektroda (anoda dan katoda), enceran elektrolit, afiliasi listrik bagian asing, dan jembatan garam.




  • Elektroda:





    Anoda

    = elektrode tempat terjadinya reaksi oksidasi
    (kutub negatif)


    Katoda

    = elektrode tempat terjadinya reaksi reduksi
    (kutub riil)



  • Larutan elektrolit:


     zat nan bisa menghantarkan listrik, contohnya adalah ZnSO4 dan CuSO4



  • Rangkaian luar:


     dawai konduktor yang mengeluh anode dengan katode



  • Jembatan garam:


     pipa berbentuk U yang berisi elektrolit dalam bentuk gel seperti NaNO3/KNO3/NaCl bikin menetralkan kelebihan muatan positif (di anoda) dan bahara subversif (di katoda).

Contoh diagram lokap volta terdapat pada rangkaian yang terdiri dari ferum Zn dicelupkan intern larutan ion Zn2+ (missal: ZnSO4/seng sulfat) dan metal Cu dicelupkan dalam larutan ion Cu2+  (missal CuSO4/tembaga (II) sulfat).

Pada hipotetis rangkaian tersebut, elektroda yang mengalami oksidasi merupakan Zn dan elektroda yang mengalami potongan harga adalah Cu. Sehingga dapat ditentukan bahwa anoda dan katoda puas pertautan sel vota berderet-deret adalah Zn dan Cu.

Baca :   1 5m3 Gas Helium Yang Bersuhu 27

Gambaran jalinan diagram sel volta yang sesuai dengan kondisi di atas sesuai dengan bagan berikut.

Diagram Sel Volta
tabulasi sel volta

Baca Sekali lagi: Cara Menghitung Laju Reaksi Ilmu pisah dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Rumus Potensial Sengkeran (Eo)

Besar potensial lembaga pemasyarakatan pada suatu diagram sel volta dapat ditentukan menerobos suatu percobaan/eksperimen menggunakan voltmeter ataupun dihitung berdasarkan data potensial diskon standar. Plong sengkeran volta, reaksi berlantas spontan saat biji potensial sel bernilai kasatmata (Eo).

Ferum nan mengalami reduksi pada rangkaian tabulasi sel volta galibnya memiliki potensial kerangkeng kian besar. Atau dapat dikatakan bahwa potensial sel katoda (Eo katoda) lebih besar berasal potensial sel anoda (Eo anoda).

Potensial sel standar dapat dihitung dengan enumerasi rumus Eo
sel = Eo
oksidasi + Eo
reduksi. Karena setengah reaksi oksidasi memiliki stempel yang berlawanan, maka potensial sel menjadi  Eudara murni
kurungan = Eozon reduksi ‒ Eo oksidasi = Eozon katoda ‒ Eudara murni anoda. Satuan buat potensial rumah tahanan sepadan dengan satuan tegangan elektrik yaitu

volt (V)
.

Rumus Potensial Sel Volta

Angka potensial kamp dapat digunakan untuk menentukan berlangsungnya ataupun tidaknya suatu reaksi redoks. Jika potensial sel hasil perhitungan bertanda nyata maka reaksi berlanjut (spontan). Jikalau potensial sel hasil estimasi bertanda negatif maka reaksi tidak berlangsung (lain bersama-sama).

Contoh hasil nilai potensial sel bakal mengetahui berlangsung atau tidaknya suatu reaksi redoks ditunjukkan seperti sreg persoalan berikut.




Soal:




Diketahui data potensial elektroda kriteria untuk Zn dan Ag ibarat berikut:
Zn2+ (aq) + 2e → Zn (s)    E° = ‒0,76 volt
Ag+ (aq) + e → Ag (s)       E° = +0,80 volt




Soal:




Apakah reaksi AgSO4 + Zn → Ag + ZnSO4 berikut dapat berlangsung?




Perampungan:











Pecah nona potensial elektroda patokan yang diberikan bisa diketahui bahwa E°Ag lebih lautan berpunca E°Zn. Sehingga dapat disimpulkan bahwa katoda = Ag dan anoda = Zn.

Menghitung potensial sel:
Eudara murni
sel = Eo
katoda – Eo
anoda
Eo
kerangkeng = 0,80 – (–0,76) = 0,80 + 0,76 = +1,56 volt

Diperoleh hasil hitung Eo bernilai berwujud (Eo > 0), sehingga dapat disimpulkan bahwa reaksi AgSO4 + Zn → Ag + ZnSO4 berlangsung serempak.

Baca Juga: Kemiripan Lancar Reaksi dan Cara Menentukan Besar Orde Reaksi

Penulisan Notasi Sel Volta

Notasi ataupun diagram interniran volta memuat keterangan mengenai reaksi yang terjadi pada anoda dan katoda. Reaksi oksidasi sreg anoda dituliskan di sisi kiri, sedangkan reaksi reduksi plong katoda dituliskan di sebelah kanan.

Setiap rekasi sreg anoda ataupun katoda memuat ion dan metal. Lega anoda, ferum dituliskan terlebih dahulu nan diikuti oleh ion dengan dipisahkan sebuah garis lurus. Sedangkan plong katoda, ion dituliskan terlebih suntuk kemudian diikuti logam yang diantaranya dipisahkan maka dari itu sebuah garis verbatim.

Antara reaksi yang terjadi anoda dan katoda dipisahkan oleh tanda dua garis literal. Penulisan notasi pengasingan volta sesuai dengan bentuk berikut.

Penulisan Notasi/Diagram Sel Volta

Contoh cara penulisan digram sel volta ditunjukkan seperti mana pada penyelesian soal berikut.

Baca :   Berikut Ini Yang Bukan Merupakan Suara Pria Dewasa Adalah




Soal:




Diketahui data potensial elektroda standar bikin Zn dan Ag umpama berikut:
Zn2+ (aq) + 2e → Zn (s)    E° = ‒0,76 volt
Ag+ (aq) + e → Ag (s)       E° = +0,80 volt




Penyelesaian:




Berusul data yang diberikan dapat diketahui bahwa



katoda = Ag


 dan



anoda = Zn


 karena potensial kurungan elektroda Ag bertambah besar berusul Zn.

Sehingga, notasi sel volta lega pertanyaan dapat dituliskan seperti berikut.

Cara Penulisan Notasi/Diagram Sel Volta

Baca Sekali lagi: Rumus q Reaksi dan Hubungannya dengan Persilihan Entalpi

Acuan Soal dan Pembahasan

Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan bagi menambah pemahaman bahasan notasi/grafik lembaga pemasyarakatan volta di atas. Setiap cermin soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasan diagram pengasingan volta. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut umpama sorong ukur keberhasilan berbuat soal. Selamat Sparing!

Contoh 1 – Soal Notasi/Digaram Terungku Volta

Diketahui notasi hotel prodeo volta: Mg | Mg2+ || Sn2+ | Sn  E = 2,23 volt. Rang sengkeran volta berdasarkan notasi sel tersebut adalah ….

Sel Volta
Bagan Sel Volta
Sel Volta atau Sel Galvani

Pembahasan:


Berasal soal dapat diperoleh informasi notasi kamp volta: Mg | Mg2+ || Sn2+ | Sn  E = +2,23 volt. Dari notasi sel tersebut dapat diketahui bahwa elektroda nan menjadi



anoda




(

)







=



 Mg


 dan



katoda (+)




=



 Sn


. Di mana aliran elektron pada sel volta terjadi dari anoda menghadap ke katoda.

Gambar pengasingan volta nan terdiri berasal Mg sebagai anoda (‒), Sn sebagai katoda (+), dan aliran elektron mulai sejak anoda ke katoda terdapat pada pilihan A.

Jawaban: A

Contoh 2 – Cak bertanya Diagram Kamp Volta

Diketahui harga potensial sel bermula:
2H+ + 2e → H2     Eo = 0 volt
Al3+ + 3e → Al     Eudara murni = ‒1,66 volt
Zn2+ + 2e → Zn     Eo = ‒0,76 volt
Mg2+ + 2e → Mg     Eudara murni = ‒2,37 volt
Cu2+ + 2e → Cu     Eozon = +0,34 volt

Notasi sel yang berlangsung sewaktu merupakan ….
A. Cu/Cu2+//H+/H2


B. Mg/Mg2+//Cu2+/Cu

C. Ag/Ag2+//Al3+/Al

D. H2/2H+//Al3+/Al

E. Zn/Zn2+//Mg2+/Mg

Pembahasan:

Notasi bui yang berlangsung serta merta terdapat puas kamp volta yang ditandai dengan nilai Eo reaksi bernilai



positif (+)


. Berpangkal data dan beberapa pilihan nan diberikan faktual diagram rumah pasung volta akan diselidiki mana diagram sel volta yang  memiliki poin potensial listrik aktual.

A. Cu/Cu2+
[anoda] // H+/H2
[katoda]


Eozon
lembaga pemasyarakatan = Eo
katoda ‒ Eo
anoda
Eo
sengkeran = 0 ‒ (+0,34) = ‒0,34

Baca :   Mengambil Satu Kartu Ace Atau Satu Kartu Ace Hitam

B. Mg/Mg2+//Cu2+/Cu

Eo
sel = Eo
katoda ‒ Eo
anoda
Eo
sel = +0,34 ‒ (‒2,37) = +2,71

C. Ag/Ag2+//Al3+/Al

Eozon
lokap = Eudara murni
katoda ‒ Eo
anoda
Eozon
sel = ‒1,66 ‒ (+0,80) = ‒2,46

D. H2/2H+//Al3+/Al


Eo
sel = Eo
katoda ‒ Eo
anoda
Eo
penjara = ‒1,66 ‒ 0 = ‒1,66

E. Zn/Zn2+//Mg2+/Mg

Eozon
sel = Eo
Mg ‒ Eudara murni
Zn
Eo
sel = ‒2,37 ‒ (‒0,76) = ‒1,61

Pecah hasil perhitung dapat diketahui bahwa potensial kurungan (Eo) yang memiliki nilai positif terdapat pada sel volta Mg/Mg2+//Cu2
+/Cu. Jadi, notasi rumah pasung yang berlagsung simultan adalah Mg/Mg2+//Cu2+/Cu.




Jawaban: B

Baca Sekali lagi: Cara Menentukan Reaksi yang Terjadi di Anoda/Katoda pada Sel Elektrolisis

Contoh 3 – Soal Diagram Sel Volta

Perhatikan gambar kerangkeng volta berikut!

Contoh Soal Notasi Sel Volta

Diketahui harga potensial reduksi berikut.
Cu2+(aq) + 2e → Cu
(s)     Eo = +0,34 V
Fe2+(aq) + 2e → Fe
(s)     Eudara murni = ‒0,44 V

Pernyataan yang benar adapun lembaga pemasyarakatan volta tersebut ialah ….
A. Reaksi yang terjadi di anode: Cu
(s) → Cu2+(aq) + 2e


B. Elektrode Fe sebagai katode dan Cu laksana anode
C. Elektron mengalir dari elektrode Cu menjurus Fe
D. Reaksi nan terjadi berlangsung spontan
E. Potensial selnya sebesar +0,10 V

Pembahasan:


Pada terungku volta, elektroda dengan kutub berupa merupakan katoda dan  elektroda dengan kutub subversif ialah anoda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sel volta puas soal yang diberikan memilki



katoda = Cu


 dan



anoda = Fe



(saringan B tidak tepat). Diketahui bahwa aliran elektron terjadi dari anoda ke katoda dari Fe ke Cu (pilihan C tidak tepat).

Rekasi yang terjadi pada anoda adalah reaksi oksidasi, sedangkan reaksi yang terjadi pada katoda yakni reaksi korting. Sehingga reaksi sel vota nan sesuai dengan gambar dinyatakan seperti berikut.

Reaksi pada Sel Volta

Berpunca hasil perhitungan dipeorleh bahwa nilai potensial interniran Eo = +0,78 volt di mana kredit Eo > 0 yang menunjukkan bahwa



reaksi berlangsung spontan


.

Jadi, pernyataan yang benar tentang sel volta tersebut adalah reaksi nan terjadi berlangsung spontan.

Jawaban: D

Demikianlah tadi ulasan diagram sel volta yang menutupi struktur sel volta rumus Eo kurungan, cara penulisan notasi/tabulasi sel volta, serta bilang arketipe soal diagram sel volta privat eksamen. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, semoga signifikan!

Baca Juga: Ciri-Ciri dan Arketipe Reaksi Eksoterm/Endoterm