Perbedaan Mekanisme Pernapasan Dada Dan Perut

Perbedaan Mekanisme Pernapasan Dada Dan Perut

Hai Sobat Zenius! Siapa di sini yang suka bernyanyi? Pernah dengar nggak sih, kalau penyanyi ada yang mengeluarkan suaranya dengan menggunakan pernapasan dada atau pernapasan perut? Wah, bukannya bernapas tekniknya gitu-gitu saja?

Eits, jangan salah, lho! Meskipun bernapas menjadi salah satu kegiatan yang terjadi di dalam tubuh kita secara otomatis, namun pernapasan ada mekanismenya tersendiri, lho.

Penasaran kayak apa? Nah, makanya kali ini gue mau membahas soal mekanisme pernapasan yang menjadi materi Biologi kelas 11. Simak terus, ya!


Apa Itu Mekanisme Pernapasan?

Ilustrasi Bernapas (dokumentasi: pixabay)

Mekanisme pernapasan merupakan proses saat tubuh menghirup oksigen, kemudian menghembuskannya sebagai karbon monoksida. Nah, mekanisme pernapasan ini bisa terjadi karena adanya proses inspirasi dan ekspirasi.

Inspirasi merupakan kejadian dimana tubuh menghirup udara. Sedangkan ekspirasi merupakan kebalikan dari inspirasi, atau proses menghembuskan kembali udara.

Ada dua mekanisme pernapasan, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Apa sih perbedaan mekanisme pernapasan dada dan mekanisme pernapasan perut? Dan kapan kita menggunakan kedua pernapasan ini? Yuk, kita ulas sampai tuntas!

Baca juga: Sistem Pernapasan Manusia – Materi Biologi Kelas 11


Mekanisme Pernapasan Dada

Pernapasan dada biasanya digunakan saat elo berbicara atau dalam posisi tegak, nih. Saat elo melakukan pernapasan dada, otot antar tulang rusuk yang bekerja pada proses ekspirasi dan inspirasi. Makanya, disebut pernapasan dada.

Tapi, bagaimana mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan dada? Tenang, tenang, akan gue bantu untuk jelasin.

Ketika otot antar tulang rusuk berkontraksi, maka rusuk akan terdorong ke atas, volume paru-paru membesar, dan tekanan paru-paru turun. Perlu diingat juga ya, volume dan tekanan selalu berbanding terbalik.

Udara akan selalu mengalir dari tekanan yang tinggi menuju tekanan yang rendah, karena tekanan paru-paru menurun, makanya hidung bisa menghirup udara saat proses inspirasi.

Baca :   Tabel Perbedaan Sel Hewan Dan Sel Tumbuhan

Nah, oksigen sudah masuk dan terserap oleh paru-paru, sekarang bagaimana proses penghembusan karbon monoksida atau ekspirasinya?

Apa nih lawannya kontraksi? Yep, relaksasi! Setelah oksigen terserap oleh kapiler darah, otot antar tulang rusuk akan berelaksasi. Akibatnya tulang rusuk akan terdorong ke bawah, dan paru-paru juga ikut tertekan, serta volume paru-paru menurun. Berarti, tekanan paru-paru akan naik.

Ketika tekanan paru-paru naik, udara di dalam tubuh yang sudah menjadi karbon monoksida akan mengalir ke luar tubuh saat elo menghembuskan udara.

Gimana, nih? Sudah jelas belum? Supaya lebih jelas, gue juga menyiapkan gambar di bawah buat memperjelas prosesnya, nih!

Alt text: Gambar Mekanisme Pernapasan Dada
Gambar Mekanisme Pernapasan Dada (dokumentasi: onlinelearning.uhamka.ac.id)

Baca juga: Difusi Gas pada Proses Pernapasan – Materi Biologi Kelas 11


Mekanisme Pernapasan Perut

Jika pada pernapasan dada menggunakan otot antar tulang rusuk, maka pada pernapasan perut menggunakan otot diafragma. Otot ini terletak di bawah paru-paru, dekat dengan perut. Makanya disebut pernapasan perut. Nah, mekanisme pernapasan ini biasanya dilakukan saat elo dalam posisi berbaring atau tidur.

Lantas, bagaimana mekanisme inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan perut?

Ketika otot diafragma berkontraksi, otot tersebut yang awalnya berbentuk melengkung ke atas, akan menjadi datar. Karena itu, volume paru-paru akan naik, dan tekanannya pun menurun, makanya bisa terjadi proses inspirasi.

Berikutnya, ekspirasi akan terjadi saat otot diafragma berelaksasi. Otot akan kembali seperti semula atau berbentuk mengembung. Volume paru-paru akan menurun, serta tekanan akan keluar.

Biar elo nggak terlalu bingung, tenang saja karena sudah gue siapin gambar mekanisme pernapasan perut di bawah ini!

Gambar Mekanisme Pernapasan Perut
Gambar Mekanisme Pernapasan Perut (dokumentasi: wikicommons)

Kalau ngomongin soal pernapasan, batuk dan bersin juga sering menjadi pembahasan, nih. Soalnya batuk dan bersin juga menjadi bagian dari mekanisme pernapasan paru-paru dan bagus untuk tubuh, lho.

Memang, mengapa mekanisme batuk dan bersin baik bagi saluran pernapasan, ya? Nah, dalam keseharian kita beraktivitas, kita nggak cuma menghirup oksigen dari udara, tapi juga bakteri, virus, debu, kuman, dan sebagainya yang bisa saja membahayakn tubuh.

Baca :   Bertambah Besarnya Batang Dan Akar Tumbuhan Disebabkan Oleh

Makanya, untuk melindungi tubuh, otak akan mengirim sinyal ke paru-paru untuk mengeluarkan hal-hal yang berbahaya tadi melalui mekanisme batuk dan bersin.


Kesimpulan

Nah, kira-kira sudah jelas belum perbedaannya? Gue bantu menyimpulkan, ya.

Beda pernapasan dada dan perut yaitu, pada pernapasan dada menggunakan otot antar tulang rusuk, sedangkan pada pernapasan perut menggunakan otot diafragma.

Pada pernapasan dada, otot antar tulang rusuk akan terdorong ke atas saat berkontraksi untuk melakukan inspirasi. Dan, saat relaksasi untuk ekspirasi, otot akan ke bawah.

Sedangkan pernapasan perut sebaliknya. Saat proses inspirasi, otot diafragma akan terdorong ke bawah menjadi datar, dan saat ekspirasi otot akan terdorong ke atas atau menggembung.

Baca juga: Sistem dan Alat Pernapasan Ikan – Materi Biologi Kelas 10


Contoh Soal Mekanisme Pernapasan

Sekarang, gue punya contoh soal buat membantu elo mendalami pemahaman soal mekanisme pernapasan, nih. Yuk, simak dulu!

  1. Pada pernapasan dada, udara dapat masuk ke dalam paru-paru karena..

a. Otot antar tulang rusuk berkontraksi sehingga volume paru-paru bertambah

b. Otot diafragma berkontraksi sehingga volume paru-paru bertambah

c. Otot diafragma berelaksasi sehingga volume paru-paru berkurang

d. Otot antar tulang rusuk berelaksasi sehingga volume paru-paru bertambah

e. Otot antar tulang rusuk berelaksasi sehingga volume paru-paru bertambah


2. Kondisi manakah yang memungkinkan terjadinya ekspirasi?

a. Otot antar tulang rusuk berelaksasi sehingga volume paru-paru bertambah dan tekanan udara di paru-paru lebih besar dari tekanan udara di lingkungan

b. Otot antar tulang rusuk berelaksasi sehingga volume paru-paru berkurang dan tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari tekanan udara di lingkungan

c. Otot diafragma berelaksasi sehingga volume paru-paru berkurang dan tekanan udara di paru-paru lebih besar dari tekanan udara di lingkungan

d. Otot diafragma berkontraksi sehingga volume paru-paru berkurang dan tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari tekanan udara di lingkungan

Baca :   Kebijakan Pemerintah Pada Masa Orde Baru

e. Otot antar tulang rusuk berkontraksi sehingga volume paru-paru bertambah dan tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari tekanan udara di lingkungan

Sebelum melihat pembahasan di bawah, dicoba untuk jawab sendiri dulu, ya!

Pembahasan.

  1. Jawaban:
    a.

Pembahasan: Pada pernapasan dada, udara masuk ke paru-paru karena adanya kontraksi otot antar tulang rusuk. Kontraksi otot ini akan menyebabkan tulang rusuk terangkat dan volume paru-paru meningkat sehingga tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari lingkungan dan udara masuk ke paru-paru.

Sebaliknya, relaksasi otot antar tulang rusuk akan menyebabkan udara keluar dari paru-paru. Saat otot antar tulang rusuk berelaksasi, volume paru-paru menurun dan tekanan udara di paru-paru meningkat. Akibatnya, udara akan mengalir keluar dari paru-paru ke lingkungan.

  1. Jawaban:
    c.

Ekspirasi adalah proses keluarnya udara dari paru-paru saat udara dihembuskan. Pada pernapasan perut, ekspirasi terjadi karena adanya relaksasi otot diafragma. Relaksasi otot diafragma akan menyebabkan volume udara paru-paru menurun sehingga tekanan udara di paru-paru meningkat dan lebih tinggi dari tekanan udara di lingkungan. Jadi, udara akan mengalir keluar dari paru-paru ke lingkungan. Kalau pada pernapasan dada, ekspirasi disebabkan karena adanya relaksasi otot antar tulang rusuk. Relaksasi otot antar tulang rusuk ini akan menyebabkan peristiwa yang sama dengan relaksasi otot diafragma.

Jadi, ekspirasi itu berkaitan dengan relaksasi otot baik itu otot antar tulang rusuk atau otot diafragma.

Oh iya, selain contoh soal di atas, Zenius juga menyediakan puluhan soal buat elo persiapan
try out,
lho. Lumayan banget nih, bisa sambil mengasah kemampuan elo mengerjakan soal-soal nantinya. Penasaran mau langsung coba, kan? Elo bisa langsung klik
banner
di bawah ini aja, ya

materi zenius biologi kelas 11

Kurang lebih seperti itu ya, pembahasan soal mekanisme pernapasan dada dan perut. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya!

Referensi:

Materi Mekanisme Pernapasan Zenius (https://www.zenius.net/lp/topic/lp10916/mekanisme-pernapasan/)

Materi Mekanisme Pernapasan Zenius (https://www.zenius.net/materi-belajar/biologi-lp15046/mekanisme-pernapasan-lp69341/mekanisme-pernapasan-3-lp16675/)

Perbedaan Mekanisme Pernapasan Dada Dan Perut

Source: https://www.zenius.net/blog/perbedaan-mekanisme-pernapasan-dada-dan-perut

Check Also

Contoh Soal Fungsi Produksi Dan Jawaban

Contoh Soal Fungsi Produksi Dan Jawaban Fungsi Produksi – Pada perjumpaan kali ini dimana akan …