Urutan Yang Paling Tepat Untuk Alkana Adalah

Urutan Yang Paling Tepat Untuk Alkana Adalah.

Struktur ilmu pisah dari metana, alkana yang paling kecil terbelakang

Alkana
(juga disebut dengan
parafin) yakni senyawa ilmu pisah hidrokarbon jenuh asiklis. Alkana termasuk senyawa alifatik. Dengan kata bukan, alkana merupakan sebuah rantai karbon tataran dengan ikatan-kekeluargaan tunggal. Rumus umum bakal alkana merupakan CnH2n+2. Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. Enggak suka-suka batasan berapa karbon yang dapat tertarik bersama. Beberapa jenis minyak dan wax adalah model alkana dengan elemen jumlah atom karbon yang ki akbar, boleh lebih terbit 10 atom zat arang.

Setiap unsur zat arang mempunyai 4 ikatan (baik ikatan C-H atau ikatan C-C), dan setiap atom hidrogen mesti berikatan dengan atom karbon (ikatan H-C). Sebuah kumpulan dari atom karbon nan terangkai disebut juga dengan rumus susuk. Secara masyarakat, total elemen karbon digunakan kerjakan menyukat berapa besar ukuran alkana tersebut (contohnya: C2-alkana).

Gugus alkil, biasanya disingkat dengan simbol R, adalah gugus fungsional, nan sebagai halnya alkana, terdiri dari ikatan karbonium tunggal dan unsur hidrogen, contohnya adalah metil ataupun gugus etil.

Alkana bersifat tidak berlebih reseptif dan memiliki aktivitas biologi sedikit.

Klasifikasi struktur

[sunting
|
sunting sumber]

Hidorkarbon tersaturasi dapat berwujud:

  • verbatim (rumus publik
    C
    n
    H2t + 2
    ), kerangka karbon takhlik rantai lurus tanpa terserah cagak
  • bercabang (rumus umum
    C
    n
    H2cakrawala + 2
    ,
    kaki langit
    > 3), tulang beragangan karbon utamanya mempunyai cabang-cabang
  • siklik (rumus mahajana
    C
    n
    H2t

    ,
    n
    > 2), ujung-ujung rancangan karbonnya berlaga sehingga membentuk suatu siklus.

Menurut definisi berpokok IUPAC, 2 golongan pertama di atas dinamakan alkana, sedangkan golongan yang ketiga disebut dengan sikloalkana.[1]
Hidrokarbon tersaturasi sekali lagi dapat membentuk gabungan ketiga variasi kalung diatas, misalnya linear dengan siklik mewujudkan polisiklik. Senyawa sebagai halnya ini masih disebut dengan alkana (kendatipun tidak mempunyai rumus awam), sepanjang konsisten berupa asiklik (tidak seperti siklus).

Keisomeran

[sunting
|
sunting sumber]

Alkana dengan 3 unsur karbonium maupun lebih bisa disusun dengan banyak jenis cara, membentuk isomer struktur yang berbeda-beda. Sebuah isomer, perumpamaan sebuah bagian, mirip dengan anagram kimia, tetapi berbeda dengan anagram, isomer dapat weduk total komponen dan atom yang farik-beda, sehingga sebuah fusi kimia dapat disusun berbeda-beda strukturnya membentuk kombinasi dan permutasi nan beragam. Isomer minimal sederhana semenjak sebuah alkana yaitu saat partikel karbonnya terpajang plong rantai tunggal tanpa ada cabang. Isomer ini disebut dengan
n-isomer (n
bikin “biasa”, penulisannya sekali-kali tidak dibutuhkan). Meskipun sedemikian itu, rantai karbon bisa juga bercabang di banyak letak. Kemungkinan jumlah isomer akan meningkat drastis saat jumlah anasir karbonnya semakin besar.Contohnya:

  • C1: lain memiliki isomer: metana
  • C2: enggak memiliki isomer: etana
  • C3: bukan mempunyai isomer: propana
  • C4: 2 isomer:
    n-butana & isobutana
  • C5: 3 isomer: pentana, isopentana, neopentana
  • C6: 5 isomer: heksana, 2-Metilpentana, 3-Metilpentana, 2,3-Dimetilbutana & 2,2-Dimetilbutana
  • C12: 355 isomer
  • C32: 27.711.253.769 isomer
  • C60: 22.158.734.535.770.411.074.184 isomer, banyak di antaranya bukan stabil.

Nomenklatur

[sunting
|
sunting perigi]

Penyelenggaraan tanda IUPAC bikin alkana didasarkan dari identifikasi rantai hidrokarbon. Rantai hidrokarbon tersaturasi, tidak bercabang maka dinamai berstruktur dengan akhiran “-ana”.[2]

Rantai karbon lurus

[sunting
|
sunting perigi]

Alkana kalung zat arang lurus biasanya dikenali dengan persiapan
ufuk-
(singkatan dari
normal) ketika tidak suka-suka isomer. Biarpun tidak diwajibkan, tetapi pengusulan ini berarti karena alkana rantai literal dan rantai bercagak memiliki adat yang berbeda. Misalnya
lengkung langit-heksana ataupun 2- ataupun 3-metilpentana.

Anggota berbunga kalung lurus ini adalah:

  • Metana, CH4
    – 1 karbon dan 4 hidrogen
  • Etana, C2H6
    – 2 karbon dan 6 hidrogen
  • Propana, C3H8
    – 3 karbonium dan 8 hidrogen
  • Butana, C4H10
    – 4 karbon dan 10 hidrogen
  • Pentana, C5H12
    – 5 zat arang dan 12 hidrogen
  • Heksana, C6H14
    – 6 carbon dan 14 hidrogen

Mulai dengan jumlah zat arang mulai bersumber panca diberi nama dengan afiks jumlah yang ditentukan IUPAC diakhiri dengan -ana. Contohnya antara lain adalah pentana, heksana, heptana, dan oktana.

Rantai zat arang berdahan

[sunting
|
sunting sumber]

Sempurna berpangkal isopentana (nama umum) atau 2-metilbutana (nama sistematik IUPAC)

Untuk memberi nama alkana dengan rantai bertangkai digunakan awalan-langkah berikut:

  • Cari kalung atom karbonium terpanjang
  • Beri nomor pada rantai tersebut, dimulai berusul ujung nan terhampir dengan cabang
  • Beri nama pada cabang-cabangnya

Nama alkana dimulai dengan nomor letak silang, nama cabang, dan keunggulan rantai terdahulu. Contohnya adalah 2,2,4-trimetilpentana yang disebut lagi isooktana. Kalung terpanjangnya adalah pentana, dengan tiga buah cabang metil (trimetil) pada zat arang nomor 2, 2, dan 4.

Perbedaan tatanama buat 3 isomer C5H12
Jenama umum/trivial kaki langit-pentana isopentana neopentana
Nama IUPAC pentana 2-metilbutana 2,2-dimetilpentana
Struktur Pentane-2D-Skeletal.svg Isopentane-2D-skeletal.png Neopentane-2D-skeletal.png

Alkana siklik

[sunting
|
sunting perigi]

Sikloalkana yaitu hidrokarbon nan seperti alkana, semata-mata rantai karbonnya membentuk cincin.

Baca :   Apa Yang Dimaksud Dengan Blocking Dalam Bola Voli

Sikloalkana sederhana punya awalan “siklo-” lakukan membendakannya semenjak alkana. Pencadangan sikloalkana dilihat bermula berapa banyak unsur karbon yang dikandungnya, misalnya siklopentana (C5H10) ialah sikloalkana dengan 5 anasir karbon seperti pentana(C5H12), hanya saja pada siklopentana kelima molekul karbonnya membentuk cincin. Keadaan yang sama berlaku buat propana dan siklopropana, butana dan siklobutana, dll.

Sikloalkana substitusi dinamai mirip dengan alkana substitusi – cincin sikloalkananya teguh cak semau, dan substituennya dinamai sesuai dengan posisi mereka pada ring tersebut, hadiah nomornya mengikuti rasam Cahn-Ingold-Prelog.[3]

Nama-nama trivial

[sunting
|
sunting sumur]

Tanda trivial (non-IUPAC) mulai sejak alkana yakni “parafin.” Keunggulan trivial semenjak senyawa-senyawa ini galibnya diambil bermula artefak-artefak memori. Nama trivial digunakan sebelum ada nama sistematik, dan sampai saat ini masih digunakan karena penggunaannya familier di pabrik.

Dapat dempet dipastikan kalau merek parafin diambil pecah industri petrokimia. Alkana rantai berdahan disebut
isoparafin. Penggunaan kata “paraffin” bakal sebutan secara publik dan burung laut kali tidak membedakan antara senyawa murni dan campuran isomer dengan rumus kimia nan setinggi.

Beberapa cap ini dipertahankan maka itu IUPAC

  • Isobutana lakukan 2-metilpropana
  • Isopentana lakukan 2-metilbutana
  • Isooktana untuk 2,2,4-trimetilpentana
  • Neopentana untuk 2,2-dimetilpropana

Sifat-kebiasaan kimia

[sunting
|
sunting mata air]

Secara umum, alkana adalah senyawa yang reaktivitasnya rendah, karena afiliasi C antar atomnya relatif stabil dan tidak mudah dipisahkan. Tidak seperti kebanyakan senyawa organik lainnya, paduan ini tidak memiliki gugus fungsional.

Senyawa alkana bereaksi sangat lemah dengan senyawa polar alias fusi ion lainnya. Konstanta disosiasi asam (pKa) dari semua alkana nilainya diatas 60, yang berjasa berat cak bagi bereaksi dengan senderut maupun basa (lihat karbanion). Lega patra bumi, anasir-anasir alkana yang terkandung di dalamnya tidak mengalami perubahan sifat sebabat sekali sejauh jutaan tahun.


Reaksi dengan oksigen (reaksi pembakaran)

[sunting
|
sunting sumber]

Semua alkana dapat bereaksi dengan oksigen pada reaksi pembakaran, meskipun pada alkana-alkana suku hierarki reaksi akan semakin pelik bakal dilakukan seiring dengan jumlah atom karbon nan bertambah. Rumus awam pembakaran adalah:

C
n
H2lengkung langit+2
+ (1.5horizon+0.5)O2
→ (n+1)H2O +
tepi langitCO2

Saat besaran oksigen tak cukup banyak, maka boleh lagi membentuk karbon monoksida, seperti pada reaksi berikut ini:

C
n
H(2n+2)
+
cakrawalaO2
→ (n+1)H2O +
nCO

Contoh reaksi, metana:

2CH4
+ 3O2
→ 2CO + 4H2O
CH4
+ 1.5O2
→ CO + 2H2Udara murni

Reaksi dengan halogen

[sunting
|
sunting mata air]

Reaksi antara alkana dengan halogen disebut dengan reaksi “halogenasi drastis adil”. Atom hidrogen pada alkana akan secara sedikit berangsur-angsur digantikan oleh atom-atom halogen. Mencolok netral yaitu sintesis nan ikut berpartisipasi dalam reaksi, biasanya menjadi fusi plong produk. Reaksi halogenasi merupakan reaksi eksotermik dan dapat menimbulkan letusan.

Reaksi ini sangat terdahulu sreg industri untuk menghalogenasi hidrokarbon. Ada 3 tahap:

  • Inisiasi: tajam halogen terbentuk melalui homolisis. Biasanya, diperlukan energi internal bentuk merangsang atau cerah.
  • Reaksi kalung
    atau
    Propagasi: radikal halogen akan mengabstrak hidrogen berpokok alkana kerjakan menciptakan menjadikan tajam alkil.
  • Terminasi rantai: tahap dimana radikal-radikal bergabung.

Hasil eksperimen menunjukkan bahwa semua reaksi halogenasi boleh menghasilkan semua fusi isomer nan berarti mengindikasikan zarah hidrogen rentan terhadap reaksi. Unsur hidrogen sekunder dan tersier kebanyakan akan tergantikan karena stablitas radikal bebas sekunder dan tersier lebih baik. Contoh boleh dilihat plong monobrominasi propana:[4]

Monobrominasi propana

Isomerisasi dan reformasi

[sunting
|
sunting sumber]

Isomerisasi dan restorasi ada proses pemanasan yang mengubah bentuk alkana rantai verbatim dengan adanya katalis platinum. Pada isomerisasi, alkana rantai lurus menjadi alkana rantai bercabang. Pada reformasi, alkana kalung lurus berubah menjadi sikloalkana atau hidrokarbon aromatik, dengan hidrogen sebagai produk dalih. Kedua proses ini akan meningkatkan bilangan oktan plong senyawa yang dihasilkan.


Cracking


[sunting
|
sunting sumber]

Cracking
akan memecah unsur besar menjadi unsur-zarah yang bertambah kecil. Reaksi
cracking
dapat dilakukan dengan metode pemanasan atau dengan katalis. Metode
cracking
dengan pemanasan akan mengikutsertakan mekanisme homolitik dengan pembentukan radikal objektif. Metode
cracking
dengan bantuan katalis rata-rata mengikutsertakan katalis asam, prosesnya akan menyebabkan pemecahan ikatan heterolitik dengan menghasilkan ion yang muatannya berbeda. Ion yang dihasilkan galibnya berupa karbokation dan anion hidrida yang tak stabil.

Reaksi lainnya

[sunting
|
sunting sumber]

Alkana akan bereaksi dengan uap dengan pertolongan katalis berupa nikel. Alkana juga dapat melalui proses klorosulfonasi dan nitrasi meskipun membutuhkan kondisi tunggal. Fermentasi alkana menjadi asam karboksilat juga dapat dilakukan dengan beberapa teknik khusus. Plong Reaksi reed, sulfur dioksida, klorin dan terang mengubah hidrokarbon menjadi sulfonil klorida. Abstraksi nukleofilik boleh digunakan cak bagi memisahkan alkana dari logam. Gugus alkil daris sebuah senyawa dapat dipindahkan ke campuran lainnya dengan reaksi transmetalasi.

Baca :   Akibat Dari Peristiwa Bandung Lautan Api Bagi Pasukan Afnei Adalah

Terdapat pada

[sunting
|
sunting sendang]

Alkana pada alam seberinda

[sunting
|
sunting sumber]

Ekstraksi dari minyak bumi, yang mengandung banyak komponen hidrokarbon, tersurat alkana.

Alkana yakni campuran yang terdapat pada sebagian mungil dari bentangan langit beberapa planet seperti Yupiter (0.1% metana, 0.0002% etana), Saturnus (0.2% metana, 0.0005% etana), Uranus (1.99% metana, 0.00025% etana) dan Neptunus (1.5% metana, 1.5 ppm etana). Titan (1.6% metana), riuk satu bintang siarah dari Saturnus, telah diteliti oleh
Huygens
bahwa atmosfer Titan memangkalkan hujan metana secara berkala ke satah bulan itu.[5]
Di Titan juga diketahui terletak sebuah gunung yang menyemburkan asap metana, dan semburan gunung ini menyebabkan banyaknya metana puas atmosfer Titan. Selain itu, ditemukan oleh radar Cassini, terlihat juga ada sejumlah danau metana/etana di kawasan kutub paksina dari Titan. Metana dan etana pun diketahui terdapat pada babak ekor dari bintang berekor Hyakutake. Analisis kimia menunjukkan bahwa kelimpahan etana dan metana hampir sama banyak, dan keadaan itu menunjukkan bahwa es metana dan etana ini terbentuk di antara ruang antar bintang.[6]

Alkana di mayapada

[sunting
|
sunting sumber]

Asap metana (seputar 0.0001% atau 1 ppm) ada di atmosfer bumi, diproduksi makanya organisme macam Archaea dan sekali lagi ditemukan plong kotoran sapi.

Sumber alkana nan paling utama yaitu sreg gas pan-ji-panji dan minyak mayapada.[4]
Tabun alam mengandung metana dan etana, dengan sedikit propana dan butana, sementara itu minyak bumi merupakan fusi berpokok alkana hancuran dan hidrokarbon lainnya. Hidrokarbon ini terdidik dari mikrob dan pokok kayu (zooplankton dan fitoplankton) nan mati, kemudian terkubur di osean, tertutup oleh sedimentasi, dan berubah sesudah ketularan panas dan tekanan tinggi selama jutaan tahun. Gas bendera terbimbing berpangkal reaksi di bawah ini:

C6H12Ozon6
→ 3CH4
+ 3CO2

Alkana nan berwujud padat dikenal sebagai tar. Tar terbentuk ketika senyawa alkana lain yang makin ringan menguap dari deposit/sumur hidrokarbon. Salah suatu deposit alkana padat alam terbesar di manjapada adalah situ aspal nan dikenal dengan nama Danau Pitch di Trinidad dan Tobago.

Metana juga terdapat pada biogas nan diproduksi oleh hewan peliharaan. Biogas ini boleh menjadi perigi energi terbaharui di kemudian perian.

Alkana hampir bukan dapat bercampur dengan air, kaprikornus kandungannya dalam air laut bisa dikatakan amat sedikit. Meski begitu, pada tekanan nan tinggi dan suhu rendah (seperti di dasar laut), metana dapat mengkristal dengan air untuk mewujudkan padatan metana hidrat. Sungguhpun masa ini padatan ini masih belum bisa dieksploitasi secara komersial, tetapi energi pembakaran nan dihasilkan diperkirakan cukup ki akbar. Oleh, metana nan diekstraksi dari metana hidrat dapat dianggap laksana target bakar musim depan.

Lega bidang ilmu hayat

[sunting
|
sunting sumber]

Bakteria dan archaea

Beberapa jenis archaea, misalnya metanogen, memproduksi metana privat jumlah besar ketika memetabolisme karbon dioksida atau senyawa organik lainnya. Energi dilepas saat pengoksidasian hidrogen:

CO2
+ 4H2
→ CH4
+ 2H2Ozon

Produksi

[sunting
|
sunting sumber]

Pengilangan minyak

[sunting
|
sunting sumur]

Seperti sudah dikatakan sebelumnya, sumber alkana yang minimal terdepan adalah gas bendera dan minyak manjapada.[4]
Alkana dipisahkan di medan pengilangan minyak dengan teknik distilasi fraksi dan diproses menjadi plural komoditas, misalnya bensin, diesel, dan avtur..

Fischer-Tropsch

[sunting
|
sunting sumber]

Proses Fischer-Tropsch adalah sebuah metode lakukan mensintesis hidrokarbon enceran, termasuk alkana, semenjak karbon dioksida dan hidrogen. Metode ini digunakan lakukan memproduksi substitusi dari distilat minyak bumi.

Langkah laboratorium

[sunting
|
sunting sumber]

Adv minim sekali alkana yang dibuat dengan mandu disintesis di laboratorium karena alkana umumnya dijual umum. Alkana juga merupakan campuran nan non reaktif, baik secara biologi alias ilmu pisah. Ketika alkana dibuat di laboratorium, galibnya alkana yaitu barang samping mulai sejak reaksi. Sebagai contoh, pengusahaan
n-butillitium sebagai basa akan menghasilkan produk sampingan cakrawala-butana:

C4H9Li + H2O → C4H10
+ LiOH

Alkana atau gugus alkil dapat dibuat berusul alkil halida puas reaksi Corey-House-Posner-Whitesides. Deoksigenasi Barton-McCombie[7]
[8]
akan memecah gugus hidroksil dari alkohol sehingga reaksinya akan berupa:

Skema deoksigenasi Barton-McCombie

dan potongan harga Clemmensen[9]
[10]
[11]
[12]
akan memecah gugus karbonil dari aldehida dan keton bikin membentuk alkana atau paduan dengan gugus alkil, misalnya:

Reduksi Clemmensen

Pemanfaatan

[sunting
|
sunting sumur]

Pemakaian alkana sudah boleh diketahui dengan baik oleh manusia. Penggunaan alkana biasanya dikelompokkan berdasarkan jumlah anasir karbonnya. Empat alkana pertama digunakan pada biasanya untuk keperluan memasak dan pemanasan, di bilang negara juga umpama mata air pengobar listrik. Metana dan etana adalah onderdil terdepan plong gas standard dan biasanya diangkut dalam susuk cairan, dengan cara dikompresi terlebih dahulu dan gas didinginkan.

Baca :   Diantara Reaksi Reaksi Dibawah Ini Yang Merupakan Reaksi Redoks Adalah

Propana dan butana dapat dicairkan dengan tekanan rendah. Propana dan butana publik dijumpai puas elpiji dan juga dipakai sebagai propelan (zat pendorong) puas semprotan aerosol. Butana juga ditemukan plong pemantik rokok larutan.

Dari pentana sampai oktana merupakan alkana yang berbentuk cairan. Alkana ini umum digunakan andai bahan bakar bensin buat mesin mobil. Alkana rantai bercabang lebih diutamakan karena cenderung lebih tak mudah tersulut daripada alkana kalung lurus. Sasaran bakar nan mudah tersulut akan menimbulkan ketukan pada mesin yang dapat merusak mesin. Kualitas alamat bakar dapat diukur dengan bilangan oktan bahan bakar itu, dimana bilangan oktan ditentukan bermula berapa komisi makanan 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) pada bahan bakar (bahan bakar yang predestinasi oktannya 98 berarti mengandung 98% isooktana, sisanya yakni heptana). Selain digunakan lakukan bahan bakar, alkana-alkana ini juga dipakai seumpama pelarut bikin senyawa nonpolar.

Alkana dari nonana hingga heksadekana (16 atom karbon) merupakan alkana berbentuk larutan dengan viskositas yang bertambah tinggi, dan tidak digunakan pada bensin. Alkana jenis ini galibnya digunakan pada bahan bakar diesel dan bulan-bulanan bakar penerbangan. Kualitas target bakar diesel diesel boleh ditentukan dengan besarnya bilangan cetana (cetana adalah tera lama untuk heksadekana). Alkana diversifikasi ini punya titik didih nan tinggi, dan akan menyebabkan masalah sekiranya suhu udara berlebih rendah, karena bahan bakar akan semakin mengental sehingga sulit bersirkulasi.

Alkana dari heksadekana kebelakang biasanya yaitu komponen pada minyak bakar dan pelumas. Bilang diversifikasi alkana ini juga digunakan sebagai zat anti korosif karena sifatnya yang hidrofobik.

Alkana dengan jumlah karbon 35 atau lebih ditemukan pada bitumen (aspal) yang dipakai kerjakan melapisi jalan. Selain itu, karena nilainya juga rendah, maka alkana-alkana variasi ini lazimnya dipecah menjadi alkana nan lebih kecil dengan metode
cracking.

Beberapa polimer bikinan seperti polietilena dan polipropilena merupakan alkana yang terdiri dari ratusan unsur karbonium. Material-material ini umumnya dikenal sebagai plastik dan setiap tahunnya diproduksi milyaran kilogram di marcapada.

Metamorfosis di lingkungan

[sunting
|
sunting sumber]

Ketika dilepaskan ke lingkungan, alkana tidak akan mengalami biodegradasi yang cepat, karena alkana tidak memiliki gugus guna (seperti hidroksil atau karbonil) yang diperlukan oleh banyak organisme untuk memetabolisme senyawa ini.

Meski begitu, ada beberapa basil nan dapat memetabolisme beberapa alkana dengan prinsip mengoksidasi atom karbon terminal. Hasilnya ialah alkohol, yang dapat dioksidasi lagi menjadi aldehida, dan dioksidasi lagi menjadi asam karboksilat. Hasil kesudahannya yang berupa asam lemak dapat dimetabolisme menerobos proses degradasi asam nikmat.

Bahaya

[sunting
|
sunting sumber]

Metana berwatak eksplosif (mudah menyalak) saat bercampur dengan udara (1 – 8% CH4). Alkana suku rendah lainnya sekali lagi mudah meledak apabila bersatu dengan udara. Alkana tungkai rendah yang berbentuk cairan dahulu mudah terbakar. Pentana, heksana, heptana, dan oktana digolongkan perumpamaan sintesis yang
berbahaya bikin lingkungan
dan
beracun. Isomer kalung lurus dari heksana bersifat neurotoksin. Alkana dengan halogen, seperti kloroform, juga dapat berkepribadian karsinogenik.

Lihat kembali

[sunting
|
sunting sumber]

  • Daftar alkana
  • Alkena
  • Alkuna
  • Sikloalkana
  • Perengkahan

Pustaka

[sunting
|
sunting perigi]


  1. ^

    IUPAC,
    Compendium of Chemical Terminology, 2nd ed. (the “Gold Book”) (1997). Online corrected version:  (2006–) “alkanes”.

  2. ^


    IUPAC, Commission on Nomenclature of Organic Chemistry (1993). “R-2.2.1: Hydrocarbons”.
    A Guide to IUPAC Nomenclature of Organic Compounds (Recommendations 1993). Blackwell Scientific. ISBN 0632034882. Diakses copot
    12 February
    2007
    .





  3. ^


    William Reusch. “Nomenclature – Alkanes”.
    Virtual Textbook of Organic Chemistry. Diarsipkan dari versi jati tanggal 2010-04-30. Diakses tanggal
    2012-03-04
    .




  4. ^


    a




    b




    c




    R. Cakrawala. Morrison; R. N. Boyd (1992).
    Organic Chemistry
    (edisi ke-6th). New Jersey: Prentice Hall. ISBN 978-0-13-643669-0.





  5. ^

    Titan: Arizona in an Icebox?, Emily Lakdawalla, 21 January 2004, verified 28 March 2005

  6. ^


    Mumma, M.J. (1996). “Detection of Abundant Ethane and Methane, Along with Carbon Monoxide and Water, in Comet C/1996 B2 Hyakutake: Evidence for Interstellar Origin”.
    Science.
    272
    (5266): 1310. Bibcode:1996Sci…272.1310M. doi:10.1126/science.272.5266.1310. PMID 8650540.





  7. ^


    Barton, D. H. R.; McCombie, S. W. (1975). “A new method for the deoxygenation of secondary alcohols”.
    J. Chem. Soc., Perkin Trans. 1
    (16): 1574–1585. doi:10.1039/P19750001574.





  8. ^


    Crich, David; Quintero, Leticia (1989). “Radical chemistry associated with the thiocarbonyl group”.
    Chem. Rev.
    89
    (7): 1413–1432. doi:10.1021/cr00097a001.





  9. ^

    Martin, E. L.
    Org. React.
    1942,
    1, 155. (Review)

  10. ^

    Buchanan, J. G. St. C.; Woodgate, P. D.
    Quart. Rev.
    1969,
    23, 522. (Review)

  11. ^

    Vedejs, E.
    Org. React.
    1975,
    22, 401. (Review)

  12. ^

    Yamamura, S.; Nishiyama, S.
    Comp. Org. Syn.
    1991,
    8, 309-313.(Review)

Bacaan makin lanjut

[sunting
|
sunting mata air]

  • Virtual Textbook of Organic Chemistry Diarsipkan 2007-10-29 di Wayback Machine.



Urutan Yang Paling Tepat Untuk Alkana Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Alkana

Check Also

Dalam Ekosistem Perairan Organisme Yang Berperan Sebagai Produsen Adalah

Dalam Ekosistem Perairan Organisme Yang Berperan Sebagai Produsen Adalah. Home / Biologi / Pertanyaan IPA …